-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Hukum (91) Nasional (78) News (56) Politik (40) Tokoh (13) Pendidikan (12) Ekonomi (5) Teknologi (5) Wisata (3) Keagamaan (2) Opini (2) Sosial (1)

Massa Demo 27 Agustus Mulai Padati Gedung DPR, Tuntut Perampasan Aset Koruptor

Kamis, Agustus 27, 2026 | 11:16 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-27T04:21:10Z

 


Jakarta, HukumPedia News - Massa aksi demonstrasi mulai memadati kawasan depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8/2026) sejak dini hari. Peserta aksi berasal dari berbagai daerah, dengan mayoritas massa merupakan warga Pati, Jawa Tengah, dan pengemudi ojek online (ojol).

Pantauan di lokasi pada pukul 05.40 WIB menunjukkan ratusan peserta telah memenuhi pelataran dan trotoar di depan gerbang utama Gedung DPR RI. Sejumlah massa bahkan telah bertahan sejak malam sebelumnya.

Rombongan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) turut terlihat di lokasi. Mereka memasang sejumlah spanduk di pagar utama Gedung DPR RI yang memuat berbagai tuntutan, salah satunya berbunyi, "Rampas Aset Koruptor, Hukum Mati Koruptor."

Selain spanduk, massa juga membawa replika keranda mayat berbalut kain putih dengan tulisan "Hukum Mati Koruptor". Replika tersebut ditempatkan di sekitar gerbang utama dan diapit oleh kibaran bendera Merah Putih.

Peserta aksi tampak duduk berkelompok di trotoar dan badan jalan. Sebagian lainnya terlihat berbincang sambil menikmati kopi yang dijajakan pedagang menggunakan sepeda keliling di sekitar lokasi.

Puluhan pengemudi ojol yang mengenakan jaket hijau juga terlihat membaur dengan massa dari berbagai daerah. Mereka telah berada di kawasan Gedung DPR RI sejak malam dan ikut mengawal persiapan aksi.

Sementara itu, sejumlah peserta yang bertahan sejak malam memilih beristirahat di taman trotoar depan Gedung DPR RI. Mereka tidur beralaskan tikar, kardus, maupun perlengkapan seadanya.

Massa Pati Tiba Dini Hari

Rombongan massa dari Kabupaten Pati tiba di Jakarta menggunakan lima armada bus pada Kamis sekitar pukul 04.00 WIB. Setelah tiba, massa berpencar menuju sejumlah lokasi.

Sebagian langsung bergerak ke depan Gedung DPR RI untuk bergabung dengan peserta aksi lainnya. Sebagian massa lainnya masih menunggu di dalam bus maupun di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Aksi yang digelar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu dijadwalkan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan titik utama di depan Gedung DPR RI.

Polisi Mulai Bersiap

Menjelang aksi, aparat kepolisian mulai meningkatkan pengamanan di sejumlah titik akses menuju Gedung DPR RI. Petugas dari berbagai satuan terlihat berjaga di sekitar lokasi.

Personel polisi lalu lintas tampak mengatur arus kendaraan. Polisi berpakaian sipil dari unsur reserse juga terlihat berada di sekitar lokasi. Sementara itu, personel Sat Samapta mulai mempersiapkan perlengkapan pengamanan berupa rompi dan tameng di bawah flyover Ladokgi.

Pengamanan juga dilakukan dengan melakukan penyekatan arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto menuju arah Slipi.

Penyekatan diterapkan dari dua arah, yakni dari kawasan Gelora Bung Karno dan dari arah Semanggi. Petugas menutup akses menggunakan water barrier berwarna oranye serta bambu yang dipasang melintang di tengah jalan.

Kondisi tersebut membuat pengendara yang hendak melintasi kawasan depan Gedung DPR RI harus mencari jalur alternatif.

Sejumlah kendaraan diarahkan untuk memutar melalui Jalan Gerbang Pemuda dan Jalan Patal Senayan. Sementara kendaraan roda empat juga dapat menggunakan akses Tol Dalam Kota untuk menghindari kawasan yang terdampak penyekatan.

Dengan semakin banyaknya massa yang berdatangan, situasi di sekitar Gedung DPR RI mulai mengalami peningkatan aktivitas sejak pagi. Aparat kepolisian tetap bersiaga untuk mengamankan jalannya aksi dan mengatur pergerakan massa serta arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Redaksi : HukumPediaNews

×
Berita Terbaru Update