Jakarta, Hukum-Pedia News - Prof. Suahasil Nazara, SE., M.Sc., Ph.D., dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk menduduki posisi Menteri Keuangan (Menkeu), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pergantian tersebut dilakukan dalam agenda reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Presiden, Senin (14/9).
Penunjukan Suahasil menjadi perhatian karena ia bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya menjadi Menkeu, Suahasil telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan selama beberapa tahun dan terlibat langsung dalam perumusan kebijakan fiskal pemerintah.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Ia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1994.
Setelah itu, Suahasil melanjutkan pendidikan ke Cornell University, Amerika Serikat. Ia memperoleh gelar Master of Science (M.Sc.) pada 1997.
Pendidikan doktoralnya ditempuh di University of Illinois at Urbana-Champaign. Pada 2003, Suahasil berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang ekonomi.
Karier akademiknya terus berkembang. Pada 2004–2005, Suahasil dipercaya menjadi Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi. Ia kemudian menjabat sebagai Kepala Lembaga Demografi pada 2005–2008.
Pada 2009–2013, Suahasil dipercaya memimpin Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI. Pengalamannya di dunia akademik juga mengantarkannya meraih posisi Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi.
Selain aktivitas akademik, Suahasil mulai aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kebijakan publik, terutama ekonomi, desentralisasi fiskal, pembangunan daerah, dan pengentasan kemiskinan.
Pada periode yang sama, ia juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah pada 2009–2015.
Suahasil kemudian terlibat dalam Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Ia menjabat sebagai Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan pada 2010–2015.
Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional pada 2013–2014.
Berbagai pengalaman tersebut membuat Suahasil memiliki rekam jejak yang cukup panjang dalam perumusan kebijakan ekonomi dan fiskal. Pengalamannya tidak hanya berasal dari ruang akademik, tetapi juga dari keterlibatan langsung dalam kebijakan pemerintah.
Ia dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 21 Oktober 2024.
Selama berada di Kementerian Keuangan, Suahasil terlibat dalam berbagai pembahasan mengenai kebijakan fiskal, pengelolaan keuangan negara, serta agenda ekonomi pemerintah.
Kini, setelah ditunjuk sebagai Menteri Keuangan, Suahasil menghadapi tanggung jawab yang lebih besar. Ia tidak lagi hanya mendampingi Menteri Keuangan, tetapi dipercaya memimpin langsung kementerian yang memiliki peran sentral dalam pengelolaan keuangan negara dan kebijakan fiskal Indonesia.
Dengan latar belakang sebagai ekonom, akademisi, Guru Besar UI, serta pengalaman panjang di Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara kini memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia. (Redaksi : HukumPedia News)
Dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Ia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1994.
Setelah itu, Suahasil melanjutkan pendidikan ke Cornell University, Amerika Serikat. Ia memperoleh gelar Master of Science (M.Sc.) pada 1997.
Pendidikan doktoralnya ditempuh di University of Illinois at Urbana-Champaign. Pada 2003, Suahasil berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang ekonomi.
Berawal dari Dunia Akademik
Sebelum masuk lebih jauh ke pemerintahan, Suahasil dikenal sebagai akademisi di Universitas Indonesia. Ia mulai mengajar sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) sejak 1999.Karier akademiknya terus berkembang. Pada 2004–2005, Suahasil dipercaya menjadi Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi. Ia kemudian menjabat sebagai Kepala Lembaga Demografi pada 2005–2008.
Pada 2009–2013, Suahasil dipercaya memimpin Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI. Pengalamannya di dunia akademik juga mengantarkannya meraih posisi Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi.
Selain aktivitas akademik, Suahasil mulai aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kebijakan publik, terutama ekonomi, desentralisasi fiskal, pembangunan daerah, dan pengentasan kemiskinan.
Masuk ke Lingkar Kebijakan Publik
Pengalaman Suahasil dalam kebijakan publik semakin kuat ketika ia menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009–2011.Pada periode yang sama, ia juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah pada 2009–2015.
Suahasil kemudian terlibat dalam Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Ia menjabat sebagai Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan pada 2010–2015.
Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional pada 2013–2014.
Berbagai pengalaman tersebut membuat Suahasil memiliki rekam jejak yang cukup panjang dalam perumusan kebijakan ekonomi dan fiskal. Pengalamannya tidak hanya berasal dari ruang akademik, tetapi juga dari keterlibatan langsung dalam kebijakan pemerintah.
Memimpin Badan Kebijakan Fiskal
Karier Suahasil di Kementerian Keuangan semakin menonjol ketika ia dipercaya menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) pada 31 Oktober 2016.
Posisi tersebut menjadi salah satu tahap penting dalam perjalanan kariernya di bidang kebijakan fiskal. Sebagai Kepala BKF, Suahasil berada dalam posisi strategis dalam proses kajian dan perumusan kebijakan fiskal pemerintah.
Pada 25 Oktober 2019, Suahasil kemudian dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju.
Sebagai Wamenkeu, ia mendampingi Menteri Keuangan dalam menjalankan tugas pemerintahan serta terlibat dalam berbagai agenda pengelolaan keuangan negara dan kebijakan fiskal.
Posisi tersebut menjadi salah satu tahap penting dalam perjalanan kariernya di bidang kebijakan fiskal. Sebagai Kepala BKF, Suahasil berada dalam posisi strategis dalam proses kajian dan perumusan kebijakan fiskal pemerintah.
Pada 25 Oktober 2019, Suahasil kemudian dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju.
Sebagai Wamenkeu, ia mendampingi Menteri Keuangan dalam menjalankan tugas pemerintahan serta terlibat dalam berbagai agenda pengelolaan keuangan negara dan kebijakan fiskal.
Kembali Dipercaya di Era Prabowo
Pengalaman tersebut membuat Suahasil kembali dipercaya mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan ketika Presiden Prabowo Subianto membentuk Kabinet Merah Putih.Ia dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 21 Oktober 2024.
Selama berada di Kementerian Keuangan, Suahasil terlibat dalam berbagai pembahasan mengenai kebijakan fiskal, pengelolaan keuangan negara, serta agenda ekonomi pemerintah.
Kini, setelah ditunjuk sebagai Menteri Keuangan, Suahasil menghadapi tanggung jawab yang lebih besar. Ia tidak lagi hanya mendampingi Menteri Keuangan, tetapi dipercaya memimpin langsung kementerian yang memiliki peran sentral dalam pengelolaan keuangan negara dan kebijakan fiskal Indonesia.
Dengan latar belakang sebagai ekonom, akademisi, Guru Besar UI, serta pengalaman panjang di Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara kini memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia. (Redaksi : HukumPedia News)