IKMAS Pamulang Selenggarakan Ibadah Paskah 2026, Perkuat Nilai Iman dan Kebersamaan Mahasiswa Nias
Tangerang Selatan, HukumPedia News - Ikatan Mahasiswa Nias Pamulang (IKMAS) menyelenggarakan Ibadah Paskah pada Sabtu, 11 April 2026, di Pamulang. Kegiatan ini berlangsung tertib dan khidmat, serta dihadiri oleh mahasiswa Nias, pembina organisasi, dan tamu undangan.
Ibadah Paskah merupakan peringatan hari besar keagamaan umat Kristiani yang memuat makna kebangkitan Yesus Kristus sebagai dasar iman, sumber pengharapan, dan landasan kehidupan baru. Melalui kegiatan ini, IKMAS menegaskan komitmennya dalam membangun pembinaan spiritual dan karakter mahasiswa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pujian dan penyembahan, dilanjutkan dengan doa pembukaan, pembacaan firman Tuhan, serta penyampaian renungan. Seluruh proses ibadah berlangsung secara terstruktur dan partisipatif.
Renungan firman Tuhan disampaikan oleh Yustinus Hura, S.Th., S.H., M.H., CMLE., CPCL., CPLA., dengan dasar Injil Matius pasal 28:1–10 dan mengangkat tema “Kebangkitan Yesus yang Mengubah Hidup Orang Percaya.” Dalam penyampaiannya, ditegaskan bahwa kebangkitan Yesus Kristus merupakan peristiwa sentral dalam iman Kristen yang membawa perubahan mendasar dalam kehidupan orang percaya. Kebangkitan tidak hanya dipahami sebagai peristiwa historis, tetapi sebagai realitas iman yang menghasilkan keberanian, pengharapan, dan transformasi hidup. Mahasiswa diajak untuk hidup dalam kebenaran, meninggalkan kehidupan lama, serta menjadi saksi iman dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kata sambutannya, Ketua Umum IKMAS, Ridhoni Meison Perjuangan Laia, menyampaikan bahwa perayaan Paskah menjadi momentum penting untuk memperkuat iman sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota. Ia menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki fondasi spiritual yang kokoh. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga persatuan, meningkatkan kualitas diri, serta aktif berkontribusi dalam organisasi dan masyarakat.
Ketua panitia pelaksana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan Paskah tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi sarana refleksi iman dan penguatan identitas mahasiswa Nias di perantauan.
Selain sebagai ibadah, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi organisasi. Interaksi antaranggota memperkuat relasi sosial, solidaritas, dan semangat kebersamaan.
Pada bagian akhir kegiatan, Ketua Penasehat IKMAS, Saharman Zai, S.Kom., S.H., M.H., menyampaikan arahan kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai iman dalam kehidupan sehari-hari serta mengintegrasikannya dalam dunia akademik dan profesional. Ia juga mengingatkan agar mahasiswa memiliki integritas, disiplin, dan komitmen dalam setiap peran yang dijalankan serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan acara Perayaan Paskah yang berlangsung dalam suasana sukacita dan kebersamaan. Perayaan ini menjadi momen mempererat relasi antaranggota serta meneguhkan semangat persaudaraan di lingkungan IKMAS.
IKMAS menilai bahwa pembinaan mahasiswa harus dilakukan secara komprehensif, mencakup aspek akademik, spiritual, dan sosial. Oleh karena itu, kegiatan keagamaan seperti Ibadah Paskah menjadi bagian penting dalam agenda organisasi.
Ke depan, IKMAS berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program yang konstruktif, terukur, dan berdampak dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa.
Penyelenggaraan Ibadah Paskah 2026 ini mencerminkan peran aktif IKMAS sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berintegritas, beriman, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Red/YH)