Ramadhan Lecture Series Dengan Tema Arsitektur Artikel Jurnal, Mengubah Gagasan Menjadi Reputasi Akademik dan Cara Penulisan Jurnal SINTA
Tangerang Selatan, Hukum-PediaNews - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang bernilai akademik dan intelektual, sebuah kegiatan Ramadhan Lecture Series kembali diselenggarakan dengan mengusung tema “Arsitektur Artikel Jurnal: Mengubah Gagasan Menjadi Reputasi Akademik dan Penulisan Jurnal Sinta.” Kegiatan ini menjadi ruang diskusi ilmiah bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk memperkuat kapasitas menulis karya ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing. Jumat, 06 Maret 2026.
Ketua LPPM Universitas Pamulang, Bapak Dr. Susanto, S.H., S.M., S.Ak., M.M., M.H., M.A.P Dalam Sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan ini menekankan bahwa menulis artikel jurnal bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan bagian penting dari upaya membangun reputasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional. Dalam dunia akademik modern, publikasi ilmiah menjadi indikator penting dalam mengukur kontribusi seorang akademisi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Ibu Dr. Mukhoyyaroh, S.Ag., M.Ag memaparkan bahwa dalam sesi pemaparan materi, dijelaskan bahwa arsitektur artikel jurnal merupakan kerangka sistematis yang mengatur bagaimana sebuah gagasan ilmiah disusun secara logis, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Struktur tersebut meliputi beberapa bagian utama seperti pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi penelitian, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan. Setiap bagian memiliki fungsi yang berbeda, namun saling berkaitan dalam membangun argumentasi ilmiah yang kuat.
Lebih lanjut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai strategi menulis artikel yang berpotensi dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi SINTA. Dalam konteks ini, kualitas penelitian, kebaruan (novelty), ketajaman analisis, serta penggunaan referensi yang relevan menjadi faktor utama yang menentukan diterima atau tidaknya sebuah artikel pada jurnal ilmiah.
Para narasumber menekankan bahwa banyak akademisi memiliki gagasan penelitian yang baik, namun sering kali mengalami kesulitan dalam menuangkannya ke dalam bentuk artikel ilmiah yang sistematis. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman tentang teknik penyusunan artikel, pemilihan judul yang tepat, penyusunan abstrak yang informatif, hingga penggunaan metode sitasi yang sesuai dengan standar jurnal ilmiah.